Rabu, 14 Oktober 2015

AYO, JADI MUJAHID MEDIA!: CIRI-CIRI ILMU YANG BERMANFAAT

AYO, JADI MUJAHID MEDIA!: CIRI-CIRI ILMU YANG BERMANFAAT: Akan nampak pada seseorang dengan tanda-tandanya. 1.       Beramal Dengannya 2.       Benci Disanjung 3.       Di Puji Dan Takabbur A...

AYO, JADI MUJAHID MEDIA!: CIRI-CIRI ILMU YANG BERMANFAAT

AYO, JADI MUJAHID MEDIA!: CIRI-CIRI ILMU YANG BERMANFAAT: Akan nampak pada seseorang dengan tanda-tandanya. 1.       Beramal Dengannya 2.       Benci Disanjung 3.       Di Puji Dan Takabbur A...

CIRI-CIRI ILMU YANG BERMANFAAT

Akan nampak pada seseorang dengan tanda-tandanya.
1.      Beramal Dengannya
2.      Benci Disanjung
3.      Di Puji Dan Takabbur Atas Orang Lain.
Semakin Bertawadhu’  ketika ilmunya semakin banyak; Menghindari dari cinta kepemimpinan, ketenaran dan dunia menghindar untuk mengaku berilmu bersu’udzan (buruk sangka.) kepada dirinya dan husnudzan (baik sangka) kepada orang lain dalam rangka menghindari celaan kepada orang lain.

Sebaliknya ilmu yang tidak bermanfaat juga akan nampak tanda-tandanya pada orang yang menyandangnya yaitu : Tumbuhnya sifat sombong, sangat berambisi dalam duniadan berlomba-lomba padanya, sombong terhadap ulama, mendebat orang-orang bodoh, dan memalingkan perhatian manusia ‘kepadanya’ mengaku sebagai wali Allah atau merasa suci diri;tidak mau menerima yang hak dan tunduk kepada kebenaran,dan sombong kepada orang yang mengucapkan kebenaran jika derjatnya di bawahnya dalam pandangan manusia, serta tetap dalam kebatilan; menganggap yang lainnya bodoh dan mencacat neraka dalam rangka menaikan dirinya diatas mereka. Bahkan terkadang menilai ulama terdahulu dengan kebodohan, lalai, atau lupa sehingga hal itu menjadikan ia mencintai kelebihan yang dimiliknya dan berburuk sangka kepada ulana yang terdahulu.

Selasa, 06 Oktober 2015

MENGAPA MEMILIH PINTU NERAKA

Tidak sedikit orang memesan neraka begitu melangkah kaki kedalam rumah tangga. Bukankah dengan ijab dan Kabul selain menghalalkan hubungan pelaminan tanggung jawab yang terpaksa dipikul juga turut banyak ? bukankah apabila anda gagal melaksanakannya anda membina dosa seterusnya jembatan neraka? beberapa banyak yang menyesali perkawinan masing masing padahal dahulunya mereka bermati matian membina janji memupuk cinta kasih malah ada yang sanggup berkorban apa saja asalkan segala impian menjadi nyata? Jika tidak sanggup untuk bergelar istri tidak usah berkawin. Dulu jika merasa diri belum cukup ilmu untuk bergelar ibu ataupun ayah belajarlah dulu. Jika merasah belum bersedia untuk bersabar dengan pola tingkah anak anak carilah dulu kesabaran itu jangan berkawin dulu sebab kenyataan banyak yang tidak bersedia untuk melangkah tetapi telah melompat, akhirnya jatuh terjerumus dan tidak jumpa akar  berpaut tatkala coba mendaki naik. Menikah itu ibadah siapakah diri betulkan niat tempuhilah cara yang benar selanjutnya bertaqwalah……